see the world

see the world

09 November 2009

Good News and Bad News

Kemarin hari yang menggembira kan .... karena bisa ngobrol panjang dengan seorang teman melalui telpon... merasa gembira... pertama karena itu adalah rekor terpanjang aku mendengar ia bercerita... karena selama mengenalnya jarang aku bisa mendengar dia bercerita panjang lebar tentang suatu hal... karena biasanya aku yang lebih senang bercerita, ngoceh sana sini kepadanya.... kedua karena apa yang dia ceritakan.... ceritanya menjadi kabar gembira karena membuat aku merasa apa yang telah kulakukan tidak sia-sia... mengajak generasi muda untuk mengisi masa kuliah tidak hanya sekedar tentang diktat, kos-kosan dan kampus... mengisi masa muda dengan menapakan kaki ketempat yang tidak biasa... menghampiri alam untuk mengisi hari-hari... menjadikan alam sebagai salah satu guru dalam menempa diri... untuk mengisi kekosongan dari apa yang tidak didapatkan di kampus dan rumah...


Beberapa hari ini di TV lagi ramai berita tentang cicak dan buaya... kisruh KPK dan Polri... apapun itu yang dirasakan cuma rasa prihatin melihat para penegak hukum saling ngotot.... semua merasa paling benar... pendeknya lakon drama yang memalukan sedang ditampilkan di panggung hukum nasional.... ini bukan sekedar masalah hukum.... ini masalah moral... ucap salah satu pengamat politik... ya begitulah... jika penguasa negeri ini diisi oleh para elite.... elite yang pintar tapi kurang bermoral.... mungkin mereka pintar jika dilihat dari sisi kemampuan akademis dibidang masing-masing... akan tetapi krisis disisi moralitasnya... mungkin mereka tidak sempat melakukan refleksi diri... tidak sempat melakukan distansiasi... tidak sempat berguru kepada alam... tempat belajar segala bentuk kebajikan....


Makanya aku senang mendengar telpon temanku itu... kisah generasi muda yang menempa diri berguru kepada alam... sejak kuliah sudah melakukan refleksi diri, distansiasi agar dapat memahami.... menempa diri untuk menjadi bijaksana sejak dini... sebelum kelak mereka menjadi kelompok elite yang berpengaruh di negri ini... bisa menjadi manusia-manusia bijak.... bisa menjadi harapan negri ini di masa datang... menggantikan para elite yang lagi manggung saat ini...


Di akhir pembicaraan dia sempat sampaikan satu hal.... tentang enggan untuk bertelpon ria.... akupun enggan bertanya kenapa.... hingga telpon ditutupun aku tidak bertanya kenapa... tidak ada hasrat untuk menebak atau berandai-andai... aku cuma mau bilang terima kasih sudah mau berbagi cerita... karena itu membuatku senang....


ghonjess

29 Oktober 2009

tanya sang anak (Gibran)



Konon pada suatu desa terpencil terdapat sebuah keluarga. Terdiri dari sang ayah dan ibu serta seorang gadis kecil... Pada suatu hari sang anak bertanya pada sang ibu...Ibu!... mengapa aku dilahirkan oleh seorang ibu? Sang ibu menjawab, "Karena ibu lebih kuat dari ayah" Sang anak terdiam dan berkata, "Kenapa begitu? ..ayah, kenapa ibu lebih kuat dari ayah?.. Ayah pun menjawab,"Karena ibumu seorang wanita..". Sang anak kembali terdiam. Dan sang anak pun kembali bertanya... "Ayah... Apakah aku lebih kuat dari ayah?.." Dan sang ayah pun kembali menjawab," Iya, kau adalah yang terkuat" Sang anak kembali terdiam dan sesekali mengerut dahinya. Dan dia pun kembali melontarkan pertanyaan yang lain... "ayah... Apakah aku lebih kuat dari ibu?". Ayah kembali menjawab, "Iya kaulah yang terhebat dan terkuat "... Kenapa ayah, kenapa aku yang terkuat? " Sang anak pun kembali melontarkan pertanyaan.

Sang ayah pun menjawab dengan perlahan dan penuh kelembutan.
"Karena engkau adalah buah dari cinta...
Cinta yang dapat membuat semua manusia tertunduk dan terdiam...
Cinta yang dapat membuat semua manusia buta, tuli serta bisu...

Dan kau adalah segalanya buat kami...
Kebahagiaanmu adalah kebahagiaan kami...
Tawamu adalah tawa kami...
Tangismu adalah air mata kami...
Dan cintamu adalah cinta kami...

Dan sang anak pun kembali bertanya.
Apa itu Cinta, Ayah?...
Apa itu cinta, Ibu?...

Sang ayah dan ibu pun tersenyum dan menjawab 
"Kau... kau adalah cinta... Cinta kami sayang.."

19 Oktober 2009

16 Oktober 2009

Ajari Aku Menikmati Hal-hal Sederhana


anak pake seragam SD di gandeng seorang ibu jalan di trotoar; cewek berdandan menor pegeng hp pulang kondangan di dalam angkot; mobil pada antri di belakang tukang baso di tanjakan; anak kecil nangis si ibu lagi bakar sampah; seorang ibu pake caping besar bawa bibit padi siap tandur di pinggir sawah.. thx God... msh bisa liat yg kyk gini..

ghonjess